Baca juga yang ini

Alhamdulillah...satu tahap perjuangan telah dilalui...

Rasulullah bersabda :"Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka ia berjuang fi sabilillah hingga ia kembali.(HR.Muslim) Jum'at...

Wednesday, May 29, 2013

Doa Uje

Ustadz Jefry Al-Bukhori
Bismillahirrahmanirrahim,

Ya ALLAH..Hamba menginginkan
seorang IMAM yang dengan keimanannya mampu
mengarahkanku pada pilihan yang baik.
Bersedia MENDENGAR ketika aku ingin bicara....
Menyediakan BAHUnya untuk tempatku bersandar..
Merelakan TANGANnya untuk menyeka airmataku.
Menyerahkan HATInya hanya
padaku
dan membimbing hamba menuju jannah-Mu..


Aamiin Yaa Rabbal Alamiin

Saturday, May 18, 2013

BIDADARI SYURGA...

Setiap manusia punya rasa cinta,
yang mesti dijaga kesucianya
namun ada kala insan tak berdaya,
saat dusta mampir bertahta

Kuinginkan dia,
yang punya setia.
Yang mampu menjaga kemurniaanya.
Saat ku tak ada,
ku jauh darinya,
amanah pun jadi penjaganya

*
Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku

Engkaulah.....
Bidadari Surgaku

Tiada yang memahami,
sgala kekuranganku
kecuali kamu, bidadariku

Maafkanlah aku
dengan kebodohanku
yang tak bisa membimbing dirimu

*
Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....
Bidadari Surgaku



(lirik lagu BIDADARI SURGAnya alm. UJE.)

Jujur, saya sangat terkesan dengan lagu bidadari surganya UJE. Maknanya sangat dalam. Menyentuh nurani setiap perempuan. Di situ Uje menceritakan tentang Cintanya kepada perempuan yang mejadi istrinya. UJE tak menampik akan adanya dusta atau dosa yang mewarnai perjalanan cinta manusia.
Seorang suami yang menyadari akan besarnya arti seorang istri. Yang melengkapi didalam kekurangan suami, yang paling mengerti dalam ketidakmengertian suami.
Yang melindungi kejahatan syahwatnya. Itulah hakikat istri. Surga dunianya seorang suami.
Isri adalah bidadari yang turun dari surga. Diharapkan dengan bimbingan seorang Imam bernama suami kelak menjadi bidadari juga di akhirat. Amin

Sunday, May 5, 2013

Ajari Aku Memahamimu

Terima kasih anakku
Kamu telah membuka mata hati mama
Bahwa mama mungkin belum bisa  memberi yang terbaik menurutmu
Kerap melakukan kesalahan-kesalahan kecil , menumpuk
Yang mungkin membuatmu tak nyaman

Anakku sayang
Ketahuilah yang sebenarnya
Apa yang mama lakukan selama ini
Semua yang mama beri
Semua yang mama kasih
Mama inginkan yang terbaik untukmu
Untuk masa depanmu
Bukan hanya masa depan duniamu
Namun yang terpenting adalah
Untuk kehidupan akhiratmu


 Awal April 2013  ba'da Maghrib
Renungan saat ku ditegur oleh anakku.

Thursday, May 2, 2013

Tentang Ulang Tahun


Sadarku berucap:
Aku belum menjadi Bunda yang baik untuk anak-anakku
Terlebih bila dibandingkan dengan banyak emak yang lain
Pastilah diri berada diurutan angka yang banyak
Ya
Aku hanya perempuan biasa
Manusia biasa
Dengan pembiasaan yang biasa-biasa aja..
Kerap masih emosional, Labil, Egois dan sebongkah kesombongan
Menelikungi sebongkah hati
jauh dari sosok Bunda yang mulia
Terlebih potret Bunda ideal yang ‘SMART’
Namun
Diantara kelemahan dan kekurangan diri
Selalu kuhantar dengan segala daya dan upaya
Dengan Seluruh yang ku miliki dan bisa
Membuat anak-anakku bahagia
Dalam kehangatan dan kenyamanan dekap dan peluk
Anakku...
Dengar bisik hati Bunda-mu
Sekali ini saja...
Diantara lemah dan kekurangan yang bunda punya
Ingin selalu menjagamu...Sepanjang waktu
Disetiap hela nafas...Di Setiap detak jantung
Ada Doa yang senantiasa bertabur dan terserak untukmu:
“Ya Allah Zat Yang Maha Penjaga
Jaga anak-anakku
Bimbinglah hati, jiwa dan Batin mereka
Agar senantiasa berjalan dalam Rel-MU
Hari ini, Esok.....Hingga Malaikat Izroil menjemput .
Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim
Dekap selalu anak-anakku
Dalam limpahan dan kasih Sayang Engkau Yang Tiada Batas.
Amin Ya Rabbal Alamin
NB:
Anakku .., 16 Maret 20 tahun yang silam engkau terlahir dari rahim bunda. Tepatnya di bulan Ramadhan hari ke duapuluh, pukul setengah 4 dini hari, bertepatan dengan yang lain bersiap menyantap hidangan sahur. Berharap kelak menjadi muslimah yang memiliki akhlak yang cantik dan mulia seperti mulianya bulan Ramadhan, engkau diberi nama Putri Ramadhany.
Putriku sayang….
Serasa baru kemarin melihatmu terlelap dalam ayunan di usia balitamu.
Serasa baru kemarin kamu terpatah mengeja memanggilku...m.. a... m... a....
Serasa baru kemarin melihatmu terjatuh dan terjatuh berulang-ulang kala berlatih berjalan.
Serasa baru kemarin tangan mungilmu melambai mengikuti gerak bibirmu mengucap dua huruf da...da..da...da.
Kini tak terasa…Dua puluh tahun sudah kau tapakkan kakimu di bumi Allah. Duapuluh tahun sudah kau hirup gratis oksigen Tuhan-Mu. Dalam perjalananmu menjadi yang sekarang...bunda selalu berupaya mengiringi langkah-langkah kecilmu. Dalam Sukamu bunda bahagia, dalam dukamu ibunda turut bersedih.
Anakku..Di Hari jadimu kali ini….Jangan harapkan party, jangan harapkan kado, jangan pula berharap taburan ucapan “selamat ulang tahun” atau “ Happy Birthday” dari banyak orang-orang disekelilingmu ya...Karena diparty atau nggak, diberi kado atau tidak..yang berkurang jatahnya hidup di dunia adalah hidupmu sendiri, yang semakin dekat wajahnya dengan rumah hakiki (kubur) adalh dirimu, bukan hidup sipemberi kado bukan pula si pengucap ultah . Buat saja dirimu semakin manis secara personality , lebih humanis, lebih santun, lebih murah senyum, lebih pintar mengendalikan ego-emosi...Siiiiip pol untukmu !!! *_*
Anakku sayang...Jadikan hari ini event yang tepat untuk berhenti sejenak. Untuk melihat kebelakang jalan yang telah engkau lewati...bunda tahu, banyak kerikil bahkan bebatuan yang kerap menyandung langkah-langkahmu. Tidak hanya membuatmu sakit, kerap pula menyudutkanmu dalam jurang yang membuat nafasmu sesak dan tersengal .
Bunda tahu...Perjalananmu mencari ilmu dari jenjang dasar hingga kini jauh di kota orang..sangatlah tidak mudah. Sangat...sangat banyak menguras peluh dan luh air mata. Mulai dari beratnya beban (tas) dalam arti yang sesungguhnya karena banyak nya buku yang tiap hari kau bawa, hingga beratnya beban mata pelajaran yang menghantui dunia pendidikan saat ini. Juga permasalahan-permasalahan yang mewarnai hari-harimu. Dengan teman, kawan dan orang-orang yang melingkari kehidupanmu di kota orang. Ada tawa, bahagia, tangis, air mata, sakit dan luka dll. Awan kelabu, awan gelap, duri nan tajam, atau bebatuan yang kerap membuatmu terluka.
Namun
Maafkan bunda..
Bila kerap tak bisa mengusap air matamu kala sedihmu datang.
Tak bisa membantumu berjuang keras mendapatkan oksigen bersih kala asmamu kambuh
Tak bisa mengobati kala hatimu tertoreh pisau kehidupan yang kadang kejam..
Akhir Catatan…satu yang perlu kamu tahu:
Bunda Bangga memilikimu
Di duapuluh tahun selama ini,engkau telah membuktikan dirimu:
kuat dan tegar.

16 Maret 2013