Baca juga yang ini

Alhamdulillah...satu tahap perjuangan telah dilalui...

Rasulullah bersabda :"Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka ia berjuang fi sabilillah hingga ia kembali.(HR.Muslim) Jum'at...

Tuesday, March 29, 2016

MenJADI LANjut uSIA adalah KeNISCAYAAN...

بسْم ا للٰه ِا لرحْمٰن ا لرحِيم


Menjadi LANjut uSIA adalah suatu keniscayaan. Tidak memandang apakah dahulu kita orang yang hebat, super sibuk bahkan seorang presiden yang di masanya adalah orang super duper sibuk, penuaan akan menghadang jua. Penuaan akan mengurangi dan mengambil kemampuan kita, fungsi-fungsi tubuh kita.


Hape di mejaku berdering. Pertanda ada telpon masuk. Aku melayangkan pandangan mataku ke sudut bawah layar monitor komputerku. Baru jam tiga  lima belas menit.  Di layar hape, ada nama lelakiku  eh suami. Ya, pasti ia mau mengabarkan sore ini berhalangan menjemputku pulang kerja. Karena sampai jam tiga sore itu, ia masih berada di luar kota untuk urusan pekerjaan kantornya.
"De...saya masih di .....dan bla...bla..." Begitu ia menerangkan di ujung telepon.
 Artinya sore ini saya pulang naik angkot ke rumah ibu. Sementara putri bungsuku sudah menunggunya di sana. Entah jam berapa nanti kami pulang ke rumah, tergantung suamiku menyambangi kami. 

Sunday, March 27, 2016

Setetes Darah kita...

"    ا لحمْدُ لِلٰه رب ِا لْعٰلَمِيْنَِ    Semoga sekantong darahku bermanfaat untuk orang lain." Doaku dari lubuk hati yang paling dalam. Ya..hari ini hari yang cukup berarti bagiku. Setelah sekian lama berharap dapat menyumbangkan darah, baru kali ini kesampaian. Terima kasih ya Allah atas kesehatan yang Engkau berikan, hingga Kau izinkan hambamu memberi setetes darah untuk disumbangkan.

Ya..di tempat kerjaku setiap 3 bulan sekali mengadakan kegiatan rutin 'donor darah'. Kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah kabupaten Brebes dengan pihak Universitas. Siapapun anggota kampus, baik itu mahasiswa,  dosen maupun karyawan di Universitas Peradaban Bumiayu diberi kesempatan untuk mendonorkan darahnya. Dan ini sudah berlangsung lama. Sayangnya setiap kali diselenggarakan kegiatan ini selalu saja berhalangan. Entah berbarengan dengan datangnya sang tamu bulanan, tensi rendah/ tinggi maupun kadar hemoglobin yang tidak memungkinkan.

Donor darah, transfusi darah bukan sesuatu yang asing di telinga. Donor darah adalah suatu aktivitas ketika anda bersedia memberikan darahnya kepada seseorang secara sukarela. Sedangkan transfusi darah adalah orang yang sedang membutuhkan darah. Ya, darah anda akan sangat berati bagi orang-orang yang sedang membutuhkan trnsfusi. Misal mereka yang terluka dan mengeluarkan banyak darah hingga diharuskan transfusi, atau mereka yang sedang operasi dan juga memerlukan transfusi. Beberapa penyakit juga diharuskan transfusi secara berkala. Seperti leukimia, thalamesia, dan anemia.



Sayangnya tidak semua orang bisa menyumbangkan darahnya. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh seseorang pendonor. Persyaratan dasar untuk dapat ikut serta dalam kegiatan donor darah di Indonesia adalah: Berusia 17 hingga 65 tahun. Berat badan minimal  45 kg. Dengan tekanan darah sistole 100-170 dan diastole 70-100 serta memiliki kadar hemoglobin sekitar 12,5-17 g/dl. Syarat lainnya tubuh anda harus sehat secara jasmani. Iyalah....mengingat darah anda akan memasuki tubuh orang lain. Jangan sampai orang yang ingin sembuh dari suatu penyakit, justru malah tertular suatu penyakit.


Apa dan bagaimana proses pengambilan darah? Saat pengambilan darah, sebuah jarum steril akan dimasukkan ke pembuluh darah vena pada lengan anda. Selama kurang lebih 5-10 menit darah anda akan disedot sebanyak 10 persen atau sekitar 470 ml.  Namun anda tidak perlu khawatir anda akan kekurangan darah, karena secara alami dan otomatis dalam beberapa hari kedepan, tubuh akan memproduksi kembali setelah pengambilan darah.
 سُبْحٰن ا للٰهْ

Sesaat sedang proses penyedotan darah di lengan, saya sempat menanyakan kepada mbak PMI-nya, tentang mahalnya sekantong darah. Ini tentunya memberatkan bagi banyak pasien yang sedang amat membutuhkan transfusi darah. Namun ternyata biaya yang dikeluarkan oleh pasien bukan harga dari sekantong darah.
"darahnya gratis Bu....pasien hanya mengganti biaya laborat".

Oh....gitu ya. Saya baru tahu tentang itu. Ternyata biaya yang dikeluarkan oleh pasien yang sedang membutuhkan darah dikarenakan mahalnya biaya laborat untuk memeriksa dari sekantong darah yang masuk ke PMI. Beberapa penyakit yang dianggap berbahaya antara lain; HIV, Sifilis dll.

"Kantong plastiknya masih impor dari Singapura, Jepang dan Korea...". Mbaknya menjelaskan lagi. 

Setelah pengambilan darah, biasanya anda akan diberi minuman dan makanan untuk mencegah atau meredakan pusing atau perasaan melayang seperti ingin pingsan. Sesaat setelah pengambilan darah, anda akan dibiarkan untuk beristrahat untuk beberapa lama. Setelah dirasa aman artinya tidak timbul keluhan dari anda, andapun diperbolehkan pulang.  Dan...................anda dipersilahkan datang kembali untuk mendonorkan darah  anda, 3 bulan yang akan datang.

Nah...apakah anda tertarik untuk mendonorkan darah anda? Atau barangkali anda adalah donatur tetap? Alhamdulillah....semoga di waktu yang akan datang, Allah memberi kesehatan kepada saya, jasmani dan rokhani...hingga bisa menjadi donatur darah tetap. Aamiin Ya Rabbal Alamiin.
pengalaman perdana donor darah 

Tuesday, March 22, 2016

Perbaharui BBM Anda....!!!

 "Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik dari hari kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya samadengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripadaharinya kemarin maka dia terlaknat" 

Perbaharui BBM
Anda menggunakan BBM versi lama. 
Perbaharui ke versi BBm terbaru. 
Untuk fitur baru dan perbaikan.

Abaikan................. Perbaharui

Itu hanya salah satu  aplikasi di gadget. Mau meng-klik -Abaikan- atau -Perbaharui-. Kalau saya memilih abaikan berati saya tak menghendaki adanya pembaharuan dari aplikasi bbm. Dan sebaliknya  jika saya menghendaki adanya perbaikan bbm ke fitur yang lebih baik dari sebelumnya otomatis saya  klik Perbaharui. Dan otomatis aplikasi bbm  akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. 

Begitupun dengan kehidupan yang sedang saya jalani. Di segala sisi saya merasa stagnan. Saya ingin berubah dari versi 'saya' yang lama. Wajar kan...? Terutama di semangat menulis yang 'anjlog...jlog. Bayangkan hampir berbulan-bulan saya tak lagi mengisi diari online. Ssusssaaah banget untuk memulai...
Padahal saya selalu dihadapkan dengan tantangan yang mengajak saya untuk ayo menulis. Padahal 'Perbaharui' selalu ditawarkan ke hadapan saya, oleh blogger dan para penulis profesional. Tinggal 'klik..Perbarui...Tapi selalu gagal...dan gagal.
Lagi, 
Saya menengok ke bilik biasa saya menuangkan curhatan saya. 
digriya saya.www.griya-anita.blogspot. Sepi..betapa lamaaaaaa.... saya tak lagi menulis. Betapa sussaaaah.....nya saya menggerakkan jemari untuk menulis. Keinginan   menulis ada. Namun hanya terbatas di angan-angan. Selalu saja gagal untuk memulai. Berbagai upaya telah saya lakukan.

Mulai dari membaca blog, berbagai tulisan yang mengispirasi  dan lain-lain dan sebagainya. Nyatanya....tetap saja hari kemarin sama dengan hari ini. Akankah hari esok juga sama dengan hari ini? Duuh...betapa merugi diri saya. Tentu saja itu kerap membuat saya dilanda rasa bosan dan jenuh...(Tak ada perubahan kecuali perubahan umur yang selalu bertambah setiap harinya) Walaupun saya menyadari itu tidak baik tapi selalu saja says mengabaikan dengan yang namanya 'perbaharui'. Betapa susahnya saya berubah. Dalam benak cuma kata hiburan yang membuat saya tenang. Malaikat saja yang menulis.  Toh....malaikat sudah menuliskannya. Biarlah malaikat saja yang menulis.

Meng-upgrade diri sendiri memang susah. Contohnya menginstall niatan kita menjalani kehidupan di dunia ini. Ibarat katak dalam tempurung, banyak angan tapi tak bisa melakukan sesuatupun.
Benar kata Pak Hernowo menulis bukanlah bakat tapi sebuah ketrampilan. Tanpa diasah saben hari tak mungkin bisa menulis dengan baik dan enak untuk dibaca.
Dulu....duluuu sekali ... saya rajin menulis. Saya biasa menulis. Hampir setiap hari saya menulis untuk saya upload di blog saya. Tanpa perduli bagus dan tidaknya tulisan saya. Yang penting sudah menulis di hari itu. Saya hanya menulis apa yang saya rasa dan alami di hari itu. 

Namun apa yang terjadi kemudian guys....Hanya karena satu dan sesuatu...saya terlena....bahkan tertidur semangat untuk menulis. Ketrampilan menulis yang baru bertunas, saya sendiri yang memupusnya. Ibarat tanaman, layu sebelum berkembang. Karena saya malas memupuknya. Saya malas menyirami. Saya hanya mencari si kambing hitam sebagai alasan.

Seperti Iman di dada yang naik turun, demikian pula semangat menulis. Bahkan belakangan hari merasa di titik terendah jiwa n semangat saya untuk menulis. Walau berbagai upaya sudah saya lakukan. Membaca, membaca dan membaca. Menulis....coret di sana sini, tulis, delet...tulis, delet lagi. 

Lalu....untuk apa sih saya mati-matian ingin menulis? Untuk apa?  
Untuk apa dan Untuk siapa....? 
Saya menulis bukan karena apa-apa. Saya menulis bukan untuk siapa-siapa. Saya menulis bukan karena ingin terkenal. 
Saya menulis untuk diri sendiri.  karena dengan menulis saya mendapatkan ketenangan. 
Menullis...bisa mudah.bisa rumit. tergantung kita menyikapinya. 

Monday, March 21, 2016

16 Maret 2016

Tulisan yang tertunda tentang Ulang Tahun

16 Maret 2016
Hari ini 23 tahun bunda bersamamu..memilikimu
Bukan hari yang harus selalu dirayakan
Bukan untuk Bagi-bagi hadiah...Apalagi untuk tiup lilin
Hari ini...waktunya kamu ber-muhasabah
Ya Muhasabah diri...Mengaca dan bercermin
Melihat kebelakang hari-hari yang telah terlewati
Hari ini waktu yang tepat untuk memperbaharui...dan menginstall ulang
Niatan dan tujuan hidupmu di bumi Allah ini
 putriku dan muhasabah diri
Mulai detik dan saat ini juga
Pergunakan waktu dan kesempatan  yang tersisa
Dengan lebih baik dan lebih manfaat
Untuk dirimu..hidupmu..dan agamamu
Dan menebar manfaat pula untuk orang lain
Semua yang kamu kerjakan
Adalah dalam rangka mencari ridho Allah
Lebih mendekat ke Rabb-mu
Tafakkur....
Lebih mengenal kepada Sang Khalik...Sang Maha Pencipta

Hingga hidupmu kelak tidak sia-sia
Terlebih hidup kami ayah bundamu
Yang kelak pasti akan dimintai pertanggungjawaban dengan amanah yang telah Allah berikan kepada kami
Mulai hari ini....Bijaklah menghadapi permasalan yang menghampirimu
Karena ia datang untuk proses pendewasaan
Untuk menguji imanmu
Untuk meningkatkan derajatmu dihadapan Allah SWT


Putriku sayang...kami semua menyayangimu
Berharap dan berdoa selalu yang terbaik
untuk hidup di dunia dan hidup akhiratmu...
Allah senantiasa membimbingmu dan menjagamu...
Aamiin Ya Rabbal Alamiin.